Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sukses Gelar Turnamen Tenis Antar Instansi UNEJ CUP VIII, Ini Agenda Tenis di Jember Berikutnya

Usai sukses menggelar Kejuaraan Tenis Beregu dan Perorangan Ganda Putra Antar Instansi Universitas Jember (UNEJ) CUP VIII, Tenis Kabupaten Jember langsung mengalihkan fokus guna mempersiapkan diri jelang menjadi tuan rumah ajang bertajuk "Liga Seduluran" yang rencananya bakal diadakan awal bulan Desember mendatang. 

Prof. Dr. Ir. Soetriono, M.P.
Hal tersebut seperti dikatakan oleh Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) Jember, Prof. Dr. Ir. Soetriono, M.P., dalam keterangan pers yang diterima oleh ayotenis.com seusai Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) Turnamen Tenis Antar Instansi UNEJ CUP VIII di Lapangan Tenis Unej, Minggu (31/10/2021).

Diawal keterangan persnya, Prof Tri, demikian Prof. Dr. Ir. Soetriono, M.P., lebih akrab disapa, terlebih dahulu menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan Turnamen Tenis Antar Instansi UNEJ CUP VIII .

"As wr wb. Kami panitia menghaturkan terimakasih atas partisipasinya dalam kejuaraan Unej Cup 8, dan mohon maaf bila ada sesuatu yang kurang berkenan selama ini. Salam sehat, sampai ketemu di lain kesempatan." tuturnya.

Lebih lanjut diutarakan oleh Pria yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Pertanian Unej tersebut, pihaknya berupaya agar Turnamen Tenis Antar Instansi UNEJ CUP yang telah bergulir sebanyak 8 kali ini dapat kembali diselenggarakan pada tahun 2022 yang akan datang.

"Supaya berkelanjutan insyaallah kami upayakan dapat digelar lagi. Selain itu piala bergilir kan di Unej, ya harus dilaksanakan lagi supaya fair." ujarnya.

Prof Tri menambahkan, agenda Tenis Kabupaten Jember berikutnya adalah menjadi tuan rumah ajang bertajuk "Liga Seduluran".

"Insyaallah Seduluran tanggal 3, 4, 5 Desember, yaitu Liga seduluran ke 8." tandas Prof Tri.

Post a Comment for "Sukses Gelar Turnamen Tenis Antar Instansi UNEJ CUP VIII, Ini Agenda Tenis di Jember Berikutnya"